Pages

Sunday, May 5, 2019

Ini Faktor Penting di Balik Suksesnya Thanos di Film Marvel

loading...

JAKARTA - Thanos adalah penjahat terkuat yang pernah ada di Marvel Cinematic Universe (MCU) dalam 11 tahun perjalanan mereka. Sosok ini sudah membayangi franchise ini sejak terlihat di adegan pascakredit The Avengers (2012). Saat itu dia hanya muncul sekilas. Setelah film tersebut, sosok Thanos masih muncul sebagai cameo di sejumlah film, termasuk Guardians of the Galaxy (2014).

Namun, sosok Thanos di The Avengers dan Guardians of the Galaxy ini diperankan oleh dua orang yang berbeda. Di The Avengers, Thanos diperankan Damion Poitier. Sedangkan di Guardians of the Galaxy, Thanos diperankan Josh Brolin yang memerankan tokoh itu sampai Avengers: Endgame. Di Guardians of the Galaxy, nama Josh tidak muncul di kredit, tapi namanya sebagai pemeran Thanos bisa dilihat di IMDb.

Kehadiran Thanos di MCU tidak dimungkiri memang misterius pada awalnya. Namun, saat muncul secara resmi di Avengers: Infinity War (2018), karakter ini terbukti bisa menjadi penjahat kompleks yang mendapatkan penggemar tersendiri. Banyak fans yang sepakat dengan niatnya untuk melenyapkan separuh populasi makhluk hidup di dunia.

Baca Juga:

Thanos pun mendapatkan tempat tersendiri di hati para penggemar MCU setelah Infinity War. Semua ini, menurut bos Marvel Studios, Kevin Feige, bisa terjadi karena kehadiran Josh.

“Mengapa Thanos itu berhasil, jawabannya adalah Josh Brolin. Alasan mengapa Thanos sekarang adalah penjahat ikonik di film adalah karena mereka paham dari mana dia berasal adalah karena Josh Brolin. Orang menempatkan tanda kutip dalam kata penjahat saat mereka membahas Thanos,” papar Kevin seperti dikutip ComicBook.com.

Menurut Kevin, ketika Marvel kali pertama memperkenalkan Thanos di akhir film Avengers pertama, sutradara film itu, Joss Whedon menuliskannya di akhir draft tag kecil di mana karakter itu berbalik dan tersenyum. Studio itu tidak pernah menyebutkan nama karakter itu, tapi para penggemar mengenali sosok berwarna ungu tersebut. “Itu adalah awal dari mengibarkan bendera yang mengatakan, ‘Kita bisa pergi dari sini; kita bisa membangun Thanos.’ Orang-orang yang membaca komiknya tahu kalau itu artinya membangun The Infinity Ganuntlet,” ujar Kevin.

Plot The Infinity Gauntlet menyatukan para pahlawan itu dari semua sudut galaksi, ide yang sepertinya sangat ambisius pada 2012. Komponen penting itu dalam memberikan plot ceritanya diperkenalkan di Guardians of the Galaxy yang mengubah seluruh lingkup cerita franchise tersebut.

“Tapi, bahkan setelah Avengers pertama, orang merasa, itu terlalu ambisius, kalian tidak bisa membuat film The Infinity Gauntlet. Kami tidak yakin pada saat itu, kami baru memulai Phase 2 dan salah satu film terbesarnya adalah Guardians of the Galaxy. Kami memang berniat memperkenalkan karakter baru, membuat panggung lagi, dan pergi ke tempat dimana penggemar berat komik pun tidak tahu karakter itu. Dengan itu, kami menemukan peluang terakhir dalam prose situ untuk memasukkan Thanos. Karakter Gamora dan Nebula terikat pada sejarah Thanos, jadi rasanya pas memasukkan dia di situ,” tutur Kevin.

Kevin mengakui, pemilihan Josh sebagai aktor pemeran Thanos adalah hal yang terlambar masuk dalam pengembangan Guardians of the Galaxy. Karena adegannya cukup sedikit, maka aktor yang memerankannya pun tidak akan memerlukan banyak waktu. Pilihan Kevin kemudian jatuh pada Josh. Sosok ini dianggap tepat tidak hanya untuk Guardians, tapi juga masa depan MCU. Beruntung, Kevin tidak perlu bernegosiasi lama dengan Josh yang langsung menerima tawaran untuk memerankan Thanos.

“Banyak orang tahu Thanos. Saya sudah membintangi banyak film sepanjang karier saya, tapi tidak pernah ada orang yang begitu tertarik dengan sesuatu yang belum pernah saya lakukan,” ujar Josh saat menerima tawaran itu seperti ditirukan Kevin.

Pemilihan Josh sebagai Thanos ini pun disepakati pencipta sosok ini di komik, Jim Starlin. Menurut dia, sulit membayangkan sosok Thanos di film jika bukan Josh yang memerankannya.

“Ketika kali pertama mereka membahas untuk mencari aktor untuk memerankan Thanos, Josh Brolin tidak masuk radar saya. Tapi, sekarang setelah saya melihatnya sebagai karakter itu, saya sulit membayangkan ada orang lain yang memerankannya. Dia menangkap gerakan dan tempo bahasanya, semuanya begitu mengagumkan betapa dia punya titik berat pada karakter itu. Saya belum mendapatkan keluhan tentang dia dari mana pun, dia sangat bagus memerankan tokoh itu, bahkan juga di film baru,” papar Jim kepada Discussing Film.

Secara keseluruhan, Josh telah tampil sebanyak 4 kali sebagai Thanos. Dia kali pertama muncul di Guardians of the Galaxy, kemudian di Avengers: Age of Ultron. Di dua film itu, dia tampil sebagai cameo. Dia lantas hadir sebagai salah satu pemeran utama di Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame.

(alv)

Let's block ads! (Why?)

https://lifestyle.sindonews.com/read/1401636/158/ini-faktor-penting-di-balik-suksesnya-thanos-di-film-marvel-1557060927

No comments:

Post a Comment